Lagu-Lagu yang Disertai Hal-Hal Misterius dan Mengerikan

Lagu Misterius.jpg

Sekarang ini siapa sih yang enggak suka dengerin lagu? Hampir semua orang suka mendengarkan lagu, meskipun genrenya berbeda-beda. Saya sendiri lebih suka mendengarkan lagu pop, rock, dan hip hop. Setiap orang punya genre musik favoritnya masing-masing.

Mendengarkan lagu bisa jadi salah satu media hiburan yang efektif dikala kita dilanda kebosanan. Mendengarkan lagu-lagu tertentu juga bisa memberikan kita semangat untuk menjalani hari yang melelahkan ini. Namun, sebagian lagu juga bisa membuat kita mengeluarkan air mata karena beberapa alasan diantaranya karena lagu itu memang memiliki makna yang teramat sedih atau karena lagu itu memiliki arti tersendiri bagi kita. Lagu juga dianggap sebagai bahasa universal yang bisa dipahami oleh semua orang di dunia. Lagu-lagu dengan pesan mendalam akan selalu dikenang oleh para pendengarnya.

Tapi tahukah kalian kalau beberapa lagu diselimuti oleh hal-hal misterius dan mengerikan. Ada beberapa kejanggalan di lagu-lagu tersebut seperti di maknanya, liriknya, musik yang mengiringinya, video klipnya, atau latar belakang terciptanya lagu tersebut. Lalu, lagu apa sajakah itu?

Lagu-Lagu yang Disertai Hal-Hal Misterius dan Mengerikan


Nina Bobo


Tahukah kalian kalau lagu Nina Bobo kabarnya punya mitos mengerikan terkait asal usulnya. Lagu Nina Bobo sebenarnya terlihat baik-baik saja jika dilihat dari lirik ataupun cara menyanyikannya tidak berbau mistis sama sekali. Entah dari mana isu mengenai asal usul mengerikan lagu ini berasal yang pasti ceritanya cukup populer dan membuat lagu Nina Bobo punya kesan creepy. Ada 2 versi cerita mengenai asal usul lagu ini.

Cerita pertama, kisah tentang sebuah keluarga yang memiliki seorang anak perempuan bernama Helenina Mustika Van Rodjnik, biasa dipanggil Nina yang lahir pada tahun 1871. Ia adalah seorang putri dari pasangan Mustika dan Van Rodjnik. Mustika adalah seorang wanita keturunan Jawa yang berprofesi sebagai penari sementara Van Rodjnik adalah seorang kapten tentara Belanda, jadi Helenina adalah seorang blasteran Jawa-Belanda.

Sejak kecil Nina mengalami kesulitan untuk tidur, sang ibu Mustika harus bersenandung agar Nina bisa tidur. Lama kelamaan hal ini menjadi kebiasaan bagi Nina, jika sang ibu tidak bersenandung bisa dipastikan Nina tidak bisa tidur. Akhirnya sang ayah Van Rodjnik menuliskan sebuah lagu pengantar tidur yakni lagu Nina Bobo yang kita kenal sekarang.

Tahun 1878 pada usia 6 tahun, Nina mengalami sakit parah dan akhirnya meninggal. Pasangan Jawa-Belanda itu pun terpukul atas kematian Nina terutama Mustika. Ditinggalkan oleh putri tercinta di usianya yang masih belia adalah hal sulit bagi Mustika.

Seminggu setelah kematian Nina, Van Rodjnik melihat keanehan pada istrinya. Ia mendengar Mustika menyanyikan lagu Nina Bobo di kamar mandi. Saat ditanya oleh sang suami, Mustika mengaku mendengar Nina menangis dan ingin dinanyikan lagu Nina Bobo. Sejak saat itu Mustika menyanyikan lagu Nina Bobo setiap malam sampai ia meninggal pada tahun 1929.

Setelah kematian istrinya, Van Rodjnik mulai diteror suara tangisan anak kecil namun Van Rodjnik mengabaikan suara tersebut. Hingga pada suatu malam Van Rodjnik dibangunkan oleh seorang anak kecil yang menangis. Anak kecil tersebut berkata pada Van Rodjnik "Papa… Kok papa nggak menyanyikan lagu lagi buat Nina?". Perkataan anak kecil tersebut membuat pikiran Van Rodjnik terganggu. Akhirnya Van Rodjnik setiap malam menyanyikan lagu Nina Bobo di kamarnya sampai akhirnya ia menyusul istri dan putrinya.

Dari cerita ini konon katanya setiap anak yang dinyanyikan lagu Nina Bobo sebelum tidur maka arwah Nina akan datang untuk menjaga anak tersebut sampai anak tersebut bangun.

Cerita kedua datang dari keluarga musisi Belanda yang pindah ke Indonesia karena ingin mengembangkan karir di Indonesia. Nina Mijk adalah anak perempuan dari keluarga musisi tersebut. Pada suatu malam disaat hujan lebat disertai petir hebat, Nina tiba-tiba menjerit-jerit dan mengeluarkan kata-kata umpatan kasar serta tingkahnya seperti orang yang kesurupan. Nina mengalami ini hampir setiap malam dan membuat keluarganya kebingungan. Keluarganya memutuskan memasung Nina agar Nina tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Karena keanehan yang terjadi pada Nina, ayahnya pulang ke Belanda lalu para pembantu di rumahnya juga pergi karena ketakutan. Kini tinggal Nina dan Ibunya.

Di suatu malam Nina terdengar tidak menjerit-jerit lagi dan ibunya memeriksa Nina karena penasaran. Ibunya melihat Nina sedang duduk di atas kasur sambil menangis. Ibunya langsung memeluk Nina yang sedang menangis lalu Nina meminta ibunya untuk menyanyikan sebuah lagu pengantar tidur karena ia sudah lelah dan ingin tidur. Ibunya akhirnya menyanyikan lagu Nina Bobo lalu Nina pun tertidur dan tidak pernah bangun lagi.

Baca juga: Misteri Asal Usul Lagu Nina Bobo

Boneka Abdi


Jika berbicara mengenai sisi mistik lagu Boneka Abdi maka kita juga harus berbicara mengenai Risa Saraswati.

Lagu Boneka Abdi dikenal sebagai lagu yang menakutkan setelah hadir di film Danur: I Can See Ghosts dengan aransemen yang sangat creepy. Film tersebut bercerita tentang seorang perempuan indigo bernama Risa yang mempunyai teman-teman hantu anak kecil. Tahukah kalian kalau film tersebut diambil dari kisah nyata Risa Saraswati yang juga mempunyai kemampuan melihat makhkuk gaib dan juga mempunyai 5 teman hantu bernama Peter, Hans, Hendrick, William, dan Jahnsen. Tapi di film hanya diperlihatkan 3 sosok saja. Di film itu ada juga karakter hantu bernama Asih yang diperankan oleh Shareefa Daanish yang katanya merupakan musuh bebuyutan dari teman-teman hantu Risa.

Saat hadir di acara Tonight Show, Risa menuturkan pengalamannya berteman dengan 5 sahabat gaibnya tersebut. Risa bertemu dengan 5 hantu anak kecil keturunan Belanda tersebut waktu ia masih kecil saat ia tinggal di sebuah rumah peninggalan Belanda. Awalnya kelima hantu anak kecil itu menemui Risa dan mengaku sebagai anak tetangganya namun mereka selalu datang malam hari. Lama kelamaan keluarga Risa mulai merasa curiga karena Risa selalu bermain dan berbicara sendiri. Pada suatu malam seseorang yang juga memiliki kemampuan yang sama seperti Risa menunjukkan wujud asli 5 hantu anak kecil Belanda tersebut pada Risa. Wujud asli 5 hantu tersebut cukup mengerikan, bagian tubuhnya sudah ada yang terpisah. Risa akhirnya mengetahui kalau ternyata 5 sahabat gaibnya tersebut adalah korban invasi Jepang.

Lalu apa hubungannya lagu Boneka Abdi dengan kisah Risa? Ternyata Risa tahu lagu tersebut dari 5 sahabat gaibnya dan lagu tersebut menjadi semacam kode jika Risa ingin bertemu dengan mereka. Risa tinggal menyanyikan lagu tersebut maka 5 sahabat gaibnya akan datang untuk bermain dengan Risa. Lagu Boneka Abdi kabarnya sering dinyanyikan oleh pengasuh 5 hantu anak kecil tersebut waktu dulu mereka masih hidup dan mereka menyukai lagu tersebut. Rumor pun mulai merebak jika ada seseorang menyanyikan lagu Boneka Abdi sendirian maka ia akan didatangi kelima sahabat gaib Risa.

Saat Risa beranjak dewasa sementara kelima sahabat gaibnya masih dengan penampilan anak-anak membuat jarak mereka agak merenggang. Risa pun mulai rindu dengan mereka dan membuat sebuah lagu berjudul Story of Peter yang menceritakan tentang kelima sahabatnya itu. Diawal lagu tersebut dimasukkan juga alunan musik lagu Boneka Abdi.


Baca juga: Misteri Lagu Boneka Abdi

Lingsir Wengi


Dari awal sebenarnya lagu ini bukanlah lagu pemanggil hantu bahkan awalnya diciptakan oleh seorang Sunan Kalijaga dan penuh dengan hal positif. Lantas dari mana awal mula lagu ini dikenal sebagi lagu pemanggil makhluk halus?

Film Kuntilanak dari sutradara Rizal Mantovani adalah awal mula lagu Lingsir Wengi dikenal sebagai lagu pemanggil hantu. Film tersebut cukup populer dan memberikan kesan misterius pada lagu Lingsir Wengi yang dalam film diceritakan bisa memanggil hantu kuntilanak. Berikut lirik lagu Lingsir Wengi versi film Kuntilanak.

Lirik Lagu Lingsir Wengi

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo Tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya seperti ini. “Menjelang malam, dirimu akan lenyap. Jangan bangun dari tempat tidurmu. Awas jangan menampakkan diri. Aku sedang dalam kemarahan besar. Jin dan setan yang kuperintah. Menjadi perantara. Untuk mencabut nyawamu”. Maaf kalau terjemahannya kurang tepat, saya tidak bisa bahasa Jawa, saya mengambil terjemahannya dari beberapa sumber.

Lirik tersebut memang agak berbau-bau mistik namun sebagian orang meragukan kalau lirik tersebut adalah lirik asli dari lagu Lingsir Wengi.

Setelah film tersebut booming, mitos-mitos mengenai lagu Lingsir Wengi pun bermunculan. Salah satunya mitos yang mengatakan kalau kita menyanyikannya pada malam hari dan dalam keadaan sendirian maka kita akan didatangi makhluk halus khususnya kuntilanak. Ada juga cerita tentang lagu Lingsir Wengi dan pohon bambu dimana ketika seseorang menyanyikan lagu Lingsir Wengi di dekat pohon bambu seketika itu juga pohon bambu tersebut bengkok dengan sendirinya. Ada juga kabar yang mengatakan kalau wanita yang sedang haid dilarang mendengarkan lagu ini karena si wanita sedang dalam keadaan tidak suci sementara lagu Lingsir Wengi bisa mengundang makhluk halus dan bisa merasuki si wanita yang tidak dalam keadaan suci tersebut. Selanjutnya ada mitos dimana kita tidak boleh menyanyikan lagu ini bersama-sama dalam jumlah ganjil karena akan ada yang datang untuk membuatnya menjadi genap. Kabarnya juga ada orang yang kesurupan di salah satu acara TV yang langsung menyanyikan lagu Lingsir Wengi. Selain itu, ada seseorang yang menceritakan kalau temannya sakit meriang selama tiga hari setelah dikerjain dengan lagu Lingsir Wengi.

Beberapa paranormal memaparkan kalau lagu Lingsir Wengi yang bukan ciptaan Sunan Kalijaga memang bisa untuk memanggil mahkluk halus. Tapi, semuanya masih sebatas mitos dan yang namanya mitos masih belum jelas kebenarannya. Hanya karena lagu Lingsir Wengi terdengar menakutkan bukan berarti lagu ini sebagai pemanggil setan.

Baca juga: Misteri Lagu Lingsir Wengi, Benarkah Sebagai Pemanggil Makhluk Halus?

Takdir


Siapa pencipta lagu Takdir masih menjadi misteri namun ada beberapa sumber yang mengatakan kalau lagu ini ditulis oleh seorang musisi asal Pati bernama Ryo Dito. Lagu ini sendiri bercerita tentang seorang laki-laki yang menyesal tidak sempat mengetahui perasaan seorang wanita yang mencintainya sebelum wanita itu pergi untuk selamanya alias meninggal. Lagu ini mulai menyebar dari hp ke hp dan mulai populer sampai ke kota-kota di sekitar Pati seperti Kudus, Semarang, Rembang, Jepara, dan Blora.

Konon katanya lagu ini diambil dari kisah nyata dimana si wanita bernama Lita. Jika kita menyanyikan lagu ini di malam hari kabarnya kita akan didatangi oleh seorang hantu wanita atau kita akan diganggu oleh makhluk halus. Selain itu ada kabar juga kalau lagu ini bisa membuat pikiran kita tak terkontrol sampai kerasukan jika pikiran kosong.

Ada kisah seorang siswi di Pati. Dia mendengarkan lagu ini pada setengah 2 malam melalui Mp3 Yang di dapat dari temanya, setelah mendengar lagu ini dia menjadi linglung selama 2 hari dan pikirannya kosong. Selama 2 hari jiwanya seperti terpenjara di alam lain namun di malam ke-2 ibunya bermimpi ada seorang wanita yang mengantarkan anaknya pulang dan besok harinya kondisinya mulai membaik dan pulih. Ada lagi kisah seorang siswi SMA swasta di Kudus yang mendengarkan lagu ini pada pukul 1 dini hari sebelum ia tidur. Dia mengaku setelah mendengarkannya, selama dua hari berturut-turut ia bermimpi didatangi seorang wanita berbaju kuning. Sementara ada cerita tentang anak-anak yang sedang berkumpul dan menyanyikan lagu ini sekitar tengah malam dengan gitar tiba-tiba melihat sesosok wanita berbaju kuning yang melintas lalu menghilang. Ada juga kisah seorang guru musik yang mengaku mencium bau wangi setelah mendengarkan lagu ini sekitar jam 1 dini hari lalu ia pun bermimpi di datangi wanita yang lagi-lagi berbaju kuning, bahkan wanita tersebut sempat mengajaknya namun ia menolak.

Dari rumor yang beredar bahkan ada orang-orang yang menunjukkan hal-hal aneh ketika menyanyikan lagu Takdir, seperti tiba-tiba menangis, menjerit dan histeris. Gangguan-gangguan makhluk halus juga kabarnya akan menimpa orang-orang yang berani menyanyikan atau mendengarkan lagu ini sendirian pada tengah malam.

Liriknya memang menceritakan seseorang yang sudah meninggal tapi tidak ada yang aneh dengan itu, semuanya terlihat normal. Hanya saja ternyata ada semacam suara berdengung yakni di awal dan akhir lagu. Suara tersebut sebenarnya kurang terdengar jika tanpa headset tapi jika menggunakan headset dan dengan volume yang agak tinggi suara dengungan tersebut jelas terdengar apalagi di akhir lagu. Suara tersebut memang agak mengganggu, lagi pula untuk apa suara tersebut dimasukkan ke dalam lagu ini padahal tidak ada gunanya sama sekali, itu masih menjadi pertanyaan sampai sekarang. Suara berdengung tersebut jika didengarkan tengah malam memang menyeramkan dan bisa membuat kita sedikit paranoid apalagi jika otak kalian sudah tersugesti bahwa lagu ini ada apa-apanya.

Baca juga: Misteri Lagu Takdir, Bisa Memanggil Hantu Sampai Mempengaruhi Pikiran

Peterpan - Ku Katakan dengan Indah


Peterpan adalah salah satu band terbaik yang ada di Indonesia. Saya sendiri lebih suka dengan lagu-lagu mereka saat masih menggunakan nama Peterpan ketimbang lagu-lagu mereka sekarang setelah berganti nama menjadi NOAH.

Salah satu lagu terkenal dari Peterpan adalah Ku Katakan dengan Indah yang masuk dalam album Bintang di Surga. Pada tahun 2007, Rolling Stone Indonesia menempatkan album ini ke daftar 150 Album Indonesia Terbaik, sementara lagu Ku Katakan Dengan Indah masuk dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik.

Lagu yang menceritakan seseorang yang tersakiti ini kabarnya diselimuti sebuah rumor mengerikan. Konon katanya ada suara wanita yang ikut bernyanyi di lagu ini padahal Peterpan tidak menggunakan backing vocal wanita saat rekaman lagu ini. Suara wanita tersebut terdengar menyanyikan bagian lirik "Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi". Meskipun sudah melalui proses pengeditan namun suara wanita itu masih tetap ada bahkan walaupun sudah dilakukan rekaman ulang suara wanita itu juga masih terdengar, akhirnya Peterpan membiarkan suara misterius tersebut eksis di lagunya. Saat konser, Peterpan bahkan sering mengajak penonton bernyanyi pada bagian tersebut karena jika dibiarkan kosong maka suara wanita itu akan muncul lagi.

Orang-orang mulai mengeluarkan asumsinya terkait fenomena ini, kabarnya suara tersebut adalah suara almarhumah Nike Ardilla karena lagu Ku Katakan dengan Indah ini direkam di studio rekaman milik pelantun Bintang Kehidupan tersebut.

Sheila on 7 - Sephia


Sebenarnya mudah untuk mengetahui makna dari lagu ciptaan Eross Candra ini karena dari liriknya saja sudah jelas tergambar tentang apa lagu ini. Lagu yang masuk ke album Kisah Klasik Untuk Masa Depan ini menceritakan tentang seorang lelaki yang punya kekasih gelap alias selingkuhan bernama Sephia. Si lelaki tersebut ingin memutuskan hubungannya dengan Sephia karena si lelaki merasa itu yang terbaik untuk semuanya.

Eross memang mengatakan kalau lagu ini berdasarkan pengalamannya sendiri tapi kalian salah besar jika menganggap kalau Sephia dalam lagu ini adalah kekasih gelap Eross.

Malam itu Eross seperti biasanya sedang memainkan gitar dan menulis beberapa bait lagu sampai tiba-tiba telepon rumahnya berdering memecah konsentrasinya. Saat diangkat ternyata yang menelepon adalah seorang wanita bernama Sephia, Eross awalnya kebingungan karena ia tak mengenal seorang wanita bernama Sephia.

Sephia mengaku jika dirinya adalah fans Sheila on 7 (SO7). Eross pun bertanya dari mana ia mendapatkan nomor teleponnya dan dari mana ia menelepon. Sephia mengatakan kalau ia mendapatkan nomor Eross dari salah seorang fans SO7 lainnya dan ia juga mengatakan kalau ia menelepon dari telepon umum yang ada di depan rumah Eross. Karena penasaran Eross pun mengecek telepon umum yang ada di depan rumahnya, disinilah kejadian janggal bermula. Setelah Eross mengecek telepon umum di depan rumahnya ternyata tidak ada siapa-siapa disana. Tapi, ia melihat gagang telepon menggantung seperti telah ada yang menggunakan sebelumnya. Dalam versi yang lebih seram ada yang mengatakan Eross melihat gagang telepon tersebut melayang-layang sendiri seperti ada yang menggunakan.

Setelah kejadian misterius di malam itu, Eross masih penasaran siapa sebenarnya sosok Sephia. Eross pun mencari informasi dan bertanya-tanya pada para fans dan akhirnya Eross berhasil menemukan alamat rumah seorang wanita bernama Sephia. Setelah mendatangi rumah yang dimaksud ternyata benar itu rumah Sephia dan orang tua Sephia pun mempersilakan Eross untuk masuk. Eross pun menceritakan kejadian misterius pada malam itu kepada orang tua Sephia, orang tua Sephia justru kaget dan sedih mendengar cerita Eross. Orang tua Sephia akhirnya mengatakan kalau ternyata Sephia sudah meninggal beberapa bulan yang lalu dalam sebuah kecelakaan saat akan menonton konser SO7. Kemudian Eross diajak oleh orang tua sephia ke kamar Sephia, disana tertempel begitu banyak poster-poster SO7.

Lalu, siapa yang menelepon Eross pada malam itu? Apakah arwah Sephia atau hanya kerjaan orang iseng saja? Sampai sekarang itu masih menjadi tanda tanya.

Setelah mendengar penuturan orang tua Sephia, Eross pergi ke makam Sephia ditemani orang tua Sephia. Disana Eross memanjatkan doa untuk ketenangan salah satu fans berat SO7 tersebut.

Karena kejadian itu, Eross akhirnya menciptakan lagu yang berjudul Sephia dengan maksud untuk memberikan penghormatan dan kenangan untuk arwah Sephia di alam sana. Dan Eross pun lantas membuat tulisan I LOVE SEPHIA dibelakang gitar kesayangannya dan selalu ditunjukkan kepada penonton disetiap akhir lagu Sephia pada tiap-tiap konser SO7.

Selain cerita di atas saya juga pernah membaca versi berbeda dari misteri latar belakang terciptanya lagu Sephia.

Diceritakan ada seorang lelaki yang menghubungi Eross untuk dibuatkan sebuah lagu. Awalnya Eross tidak memperdulikannya tapi karena terus menerus menghubungi akhirnya Eross membuat sebuah lagu sesuai permintaan si lelaki yang tidak lain dan tidak bukan adalah lagu Sephia.

Setelah selesai, Eross memutuskan untuk datang langsung ke rumah si lelaki dengan maksud menyerahkan lagu tersebut. Alangkah terkejutnya Eross ternyata si lelaki yang dimaksud sudah meninggal beberapa bulan yang lalu karena kecelakaan. Walaupun merasa aneh, Eross dan SO7 memutuskan tetap mempopulerkan lagu tersebut.

La Luna - Selepas Kau Pergi


Lagu Selepas Kau Pergi adalah lagu yang membawa band La Luna pada kepopulerannya. Lagu tersebut berada di album Menanti Pagi.

Album Menanti Pagi.jpg
Kover album Menanti Pagi dari La Luna

Ada yang unik dari album Menanti Pagi. Di kover album ini ada sebuah jam yang menunjukkan pukul 23:10 dan jika semua lagu di album ini diputar dari yang pertama sampai yang terakhir pada waktu tersebut maka akan selesai tepat pukul 24:00.

Lirik lagu Selepas Kau Pergi terkesan sederhana saja. Kata-kata umum yang biasa terlontar di lagu patah hati lainnya. Tapi, tahukah kalian ternyata lagu ini punya sesuatu yang misterius. Bukan di lirik, video klip, atau latar belakang terciptanya lagu ini, tapi di musiknya.

Dari rumor yang beredar dalam lagu ini ada suara gamelan yang aneh. Ternyata itu memang bukan rumor, nyatanya jika kita mendengarkan lagu ini dengan saksama maka suara gamelan tersebut memang ada. Saya sendiri memang mendengarnya dan suara gamelan tersebut entah kenapa terdengar creepy. Suara gamelan tersebut sebenarnya beraturan seperti suara 'kling-klung-kling-klung' namun tidak sinkron dengan melodi lagu tersebut, seperti terpisah dari lagunya. Keanehan suara gamelan tersebut mulai muncul di menit 2:00 dan sesekali muncul lagi sampai akhir lagu.

Lalu, suara apa itu sebenarnya? Jika benar suara gamelan, apakah itu disengaja oleh La Luna atau muncul dengan sendirinya secara misterius.

Baca juga: Misteri Lagu Selepas Kau Pergi dari La Luna

Caramel - Tinggal Kenangan


Lagu Tinggal Kenangan memang memiliki kisah misteri di balik latar belakang terciptanya. Banyak versi mengenai cerita misteri di balik lagu ini, salah satu yang paling terkenal adalah cerita seorang pelajar kelas 3 SMU Ponorogo bernama Gaby. Pada bulan Juni 2007 sekolah tersebut akan mengadakan acara PENSI (Pentas Seni). Karena Gaby suka menyanyi dan suaranya bagus maka terpilihlah dia untuk tampil di acara tersebut sebagai perwakilan dari kelasnya. Karena bingung mau menanyikan lagu apa, Gaby pun meminta pacarnya untuk memilihkan lagu tapi sang pacar ternyata malah membuatkan dia sebuah lagu yang berjudul Kenangan Terindah.

Beberapa hari sebelum acara PENSI tersebut Gaby dan teman-temannya memutuskan untuk pergi refreshing ke Telaga Sarangan, Magetan. Disana mereka menginap dan keesokan harinya Gaby kangen sama pacarnya lalu menghubunginya untuk datang menyusulnya ke tempat tersebut. Akhirnya sang pacar datang menemui Gaby di Telaga Sarangan, setelah melepas rasa rindu sang pacarpun kembali pulang ke Ponorogo. Sayangnya, diperjalanan sang pacar mengalami kecelakaan hebat yang merenggut nyawanya. Gaby tidak tahu dengan kejadian ini karena keluarga pacarnya dan teman-temannya tidak tega memberitahu Gaby.

Gaby pun tahu kematian pacarnya dari pihak sekolah yang mengumumkan turut berduka cita atas kematian pacar Gaby tersebut. Gaby pun syok berat dan sempat pingsan. Acara PENSI pun diundur untuk menghormati kematian pacar Gaby tersebut.

Tiba saatnya acara PENSI, Gaby menguatkan dirinya untuk tampil dengan lagu yang dibuatkan almarhum pacarnya tersebut. Beberapa lirik lagu tersebut ternyata dirubah oleh Gaby dan judulnya pun ia rubah menjadi Tinggal Kenangan.

Gaby tampil dengan sangat baik dan mendapat tepuk tangan meriah dari penonton. Teman-temannya pun merekam penampilan Gaby tersebut. Setelah selesai tampil Gaby pergi begitu saja. Teman-temannya pun mencarinya kemana-mana namun tidak menemukannya hingga akhirnya Gaby ditemukan tak bernyawa di gudang sekolah karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kabarnya banyak orang yang mengaku setelah mendengarkan lagu ini mereka didatangi oleh sesosok hantu wanita yang dipercaya sebagai hantu Gaby. Terlebih di bulan Desember yang merupakan bulan kelahiran Gaby.

Banyak versi mengenai kisah misteri dibalik lagu Tinggal Kenangan ini. Ada sekitar 6 versi berbeda yang pernah saya baca di internet namun semuanya memiliki inti cerita yang hampir sama yaitu seorang wanita yang tewas karena bunuh diri lantaran ditinggal mati sang kekasih.

Lantas apakah benar lagu Tinggal Kenangan memiliki latar belakang seperti itu? Setelah saya googling lebih jauh sepertinya kisah-kisah tersebut hanya rumor alias mitos belaka. Menurut saya kisah-kisah menyeramkan tersebut terinspirasi dari novel karya Agnes Davonar yang berjudul Misteri Kematian Gaby Dan Lagunya Jauh. Novel ini sendiri pernah di adaptasi menjadi film layar lebar dengan judul Gaby Dan Lagunya yang dibintangi Karina Nadila, Guntur Triyoga, Leylarey Lesesne dan Rendy Kjaernett.

Sebenarnya Agnes sendiri mengakui kalau novel tersebut terinspirasi dari lagu berjudul Jauh atau sekarang lebih dikenal dengan judul Tinggal Kenangan. Lagu ini didapat Agnes dari salah seorang temannya ketika berada di acara tenis Internasional di Bali. Temannya tersebut memperdengarkan lagu tersebut padanya. Agnes menjadi tertarik pada lagu tersebut, yang kemudian diceritakan kembali dalam bentuk novel.

Lalu siapa pencipta asli dari lagu ini? Ada banyak sekali orang yang merasa penasaran siapa pencipta lagu ini. Hingga seorang pakar telematika Roy Suryo pun turun tangan mengenai masalah ini. Akhirnya ditemukan seorang gadis yang bernama Aby yang berasal dari Makasar yang menyanyikan lagu ini di YouTube.

Aby mempunyai alasan tersendiri mengapa dirinya tidak pernah muncul selama ini. Dia baru bisa muncul setelah semua urusannya selesai, baru dia berani pergi ke Jakarta untuk mengklarifikasi semua cerita yang beredar mengenai sosoknya dan dari mana lagu itu berasal.

Diceritakan bahwa lagu itu berasal dan diciptakan oleh seorang teman yang bernama Pay (gitaris band Caramel) yang kala itu bergabung dalam sebuah sanggar yang bernama Sangdipa. Sangdipa ini adalah sebuah sanggar seni kampus. Lagu yang diciptakan oleh Pay ini kemudian dipinjam untuk dipentaskan dalam acara pentas seni dikampus yang ternyata direkam dan di unggah ke YouTube.

Samsons - Kenangan Terindah


Lagu Kenangan Terindah adalah lagu dari band Samsons yang masuk ke dalam album bertajuk Naluri Lelaki. Kabarnya lagu ini jika diputar secara terbalik atau reverse maka akan terdengar mengerikan, bahkan kabarnya bisa mempengaruhi orang yang mendengarkannya. Coba dengarkan lagu Kenangan Terindah dari Samsons versi reverse di bawah, apakah kalian menemukan sesuatu.


Payung Teduh - Resah


Kisah ini berawal saat Comi (personel Payung Teduh) mendaki gunung bersama teman-temannya. Salah satu teman Comi ada yang menghampirinya dan bercerita kalau dirinya sedang mengalami masalah percintaan. Singkat cerita, teman Comi tersebut hilang entah kemana. Comi dan teman-teman lainnya mencarinya namun tidak kunjung membuahkan hasil. Mereka pun memutuskan menunggu di pos. Namun, temannya tidak kunjung datang. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk terus mencari temannya yang hilang tersebut sampai akhirnya mereka menemukannya sudah tak bernyawa karena bunuh diri dengan cara gantung diri. Ia hanya meninggalkan sebuah kertas berisi puisi yang konon katanya menjadi lirik dalam lagu Resah.

Bagian lirik "Aku ingin berjalan bersamamu
Dalam hujan dan malam gelap" mungkin bisa kita persepsikan romantis sebagai tanda kesetiaan ingin selalu bersama sang kekasih. Namun, kenapa memilih hujan dan malam gelap? Kenapa tidak memilih kata yang lain yang lebih bisa menggambarkan nuansa romantis. Banyak orang meyakini kalau makna "malam gelap" di lagu ini adalah dunia lain bukan dunia yang kita tinggali.

Bagian lirik tersebut dilanjutkan dengan "Tapi aku tak bisa melihat matamu". Makna bagian ini juga bisa berkonotasi agak mengerikan. Sekilas mungkin kita akan mengira bagian lirik tersebut tentang hubungan LDR karena tidak bisa bertatap muka namun dengan kecanggihan teknologi saat ini ada yang namanya video call yang memungkinkan kita saling bertatap muka dengan orang yang kita cintai meskipun dipisahkan jarak. Makna bagin lirik yang satu ini lebih cocok untuk pasangan yang dipisahkan oleh kematian bukan jarak.

Dari sini kita sudah sedikit bisa menyimpulkan kalau masalah percintaan yang dialami teman Comi tersebut adalah ditinggal mati oleh sang kekasih.

"Aku ingin berdua denganmu. Di antara daun gugur. Aku ingin berdua denganmu. Tapi aku hanya melihat keresahanmu." Lirik ini ada di bagian chorus. Jika diibaratkan pohon adalah kehidupan maka "daun gugur" di lagu ini adalah kematian. Jadi, bagian ini menceritakan seseorang yang ingin selalu bersama orang yang ia cintai meskipun orang yang ia cintai sudah meninggal. Pada akhirnya, yang ada hanya keresahan karena itu semua tidak mungkin bisa terwujud.

"Aku menunggu dengan sabar. Di atas sini melayang-layang. Tergoyang angin menantikan tubuh itu." Bagian ini adalah yang paling creepy. Pernahkah kalian melihat orang yang gantung diri kakinya menginjak tanah? Tentu saja tidak, semua yang gantung diri pasti kakinya tidak menyentuh tanah alias melayang. Nah, bagian lirik tersebut kemungkinan menceritakan keputusan yang diambil teman Comi untuk bertemu dengan orang yang ia cintai yang sudah meninggal yakni dengan gantung diri. Harapannya tentu saja agar bisa bertemu kembali dengan sang kekasih yang sudah tiada.

Kisah dibalik lagu yang masuk ke dalam album Batas Dunia ini pun langsung dikonfirmasi pihak Payung Teduh. Mereka pun tak membenarkan berita yang beredar di masyarakat terkait lagu Resah. Is sang vokalis menjelaskan kalau lagu-lagu Payung Teduh terinspirasi dari pengalaman pribadi sehari-hari dan naskah teater Pagupon. Cerita tersebut kabarnya hanya cerita karangan di situs Creepypasta yang menginterpretasi lagu Resah dengan kesan horor. Ya, mungkin cerita itu hanya hoaks tapi lagu Resah memang terdengar agak menyeramkan, apalagi jika kalian sudah mengetahui mitos dibaliknya lalu mendengarkan lagunya maka ada kesan sedikit ngeri. Beda cerita jika kalian belum mengetahui mitosnya. Sugesti memerankan peranan penting di sini dan semuanya kembali lagi tergantung pada diri kita sendiri.

Baca juga: Mitos Dibalik Lagu Resah dari Payung Teduh

Alda Risma - Menanti Kekasih


Alda Risma Elfariani adalah seorang penyanyi yang lahir di Bogor pada 23 November 1982. Ia terkenal setelah mempopulerkan lagu Aku Tak Biasa.

3 hari setelah lagu ini dirilis Alda ditemukan tewas, namun setelah autopsi dilakukan terhadap mayat Alda, diketahui ternyata Alda sudah meninggal 7 hari yang lalu. Lantas, siapa yang menyanyikan lagu ini? Manajer Alda sendiri tidak tahu dari mana datangnya lagu tersebut.

Lagunya sendiri seperti menceritakan sesosok hantu kuntilanak yang menunggu kekasihnya di dunia saat ia masih hidup. Uniknya, Alda meninggal karena dibunuh oleh pacarnya sendiri, Ferry Surya Prakasa. Alda ditemukan tewas di sebuah kamar hotel dengan banyak bekas suntikan di sekujur tubuhnya.

Apakah ini merupakan lagu dari arwah Alda untuk pacarnya?

Ternyata semua itu hanya karangan saja alias hoaks. Lagu tersebut aslinya berjudul Rintihan Kuntilanak yang diciptakan oleh Pidi Baiq dan dibawakan oleh The Panas Dalam. Kisah lagu ini yang dikaitkan dengan almarhumah Alda hanyalah karangan orang iseng belaka.

Karl Mayer


Lagu Karl Mayer memang terdengar bukan seperti lagu tapi lebih ke simfoni. Simfoni Karl Mayer diciptakan oleh seorang penyair asal Jeman yang juga bernama Karl Mayer. Simfoni ini katanya dapat mempengaruhi otak manusia dan membuat mentalnya terganggu. Dalam efek yang lebih parah, korban akan mengalami kegilaan bahkan melakukan tindakan bunuh diri. Tujuan dibuatnya simfoni ini adalah untuk menginterogasi para tawanan saat era Perang Dingin. Saat itu para tawanan ditempatkan di sebuah ruangan sempit dan gelap lalu mereka diperdengarkan simfoni ini selama lebih dari dua jam. Efeknya para tawanan akan depresi dan stres kemudian terpaksa mengungkapkan semua informasi dan rahasia musuh.

Simfoni ini sebenarnya tidak memiliki unsur gaib di dalamnya. Yang membuat simfoni ini mematikan adalah karena simfoni Karl Mayer ini diciptakan dengan frekuensi tinggi hingga bisa membuat orang yang mendengarnya menjadi depresi. Dalam simfoni ini terdapat sound pollution, yaitu berupa suara rintihan dan suara bising yang akan memacu dan meningkatkan kadar depresi dalam otak.

Karl Mayer diawali suara anak kecil cekikikan diiringi suara erangan seperti senandung. Dilanjutkan suara jeritan dan ada juga suara TV yang signalnya buruk yang membuat bising telinga.

Gloomy Sunday


Awalnya lagu Gloomy Sunday berjudul Vege a vilagnak (The world is ending) yang diciptakan oleh musisi Hungaria Rezso Seress pada tahun 1930 dan liriknya ditulis oleh Laszlo Javor yang merupakan seorang penulis puisi. Lagu ini sebenarnya sudah memiliki latar belakang yang menyedihkan. Awalnya Rezso menciptakan lagu ini untuk menggambarkan kesedihan dirinya yang baru putus dengan tunangannya. Meskipun sempat ditolak oleh beberapa perusahaan rekaman namun akhirnya lagu ini sukses menjadi hit. Setelah lagu itu populer, ia pun menulis surat kepada mantan tunangannya untuk membujuknya kembali bersama. Namun, beberapa hari setelah menerima surat tersebut, mantan tunangan Rezso malah bunuh diri dengan cara meminum racun. Jasadnya ditemukan sedang memegang secarik kertas partitur yang bertuliskan gloomy sunday.

Pada tahun 1968, kali ini giliran Rezso yang melakukan aksi bunuh diri dengan melompat keluar dari jendela sebuah apartemen. Namun, aksinya ini gagal dan ia pun dilarikan ke rumah sakit. Akhirnya di rumah sakit lah ia berhasil melakukan bunuh diri dengan cara mencekik lehernya dengan seutas kawat.

Lagu ini pertama kali menggunakan judul Gloomy Sunday ketika dinyanyikan dalam bahasa Inggris oleh Hal Kemp pada tahun 1936. Liriknya sendiri ditulis ulang oleh Sam M. Lewis menggunakan bahasa Inggris. Barulah pada tahun 1941 lagu ini berhasil mendunia setelah dibawakan oleh penyanyi asal Inggris, Billie Holiday. Dari sinilah kisah lagu Gloomy Sunday sebagai lagu bunuh diri dimulai.

Di Berlin, ada seorang pemuda yang me-request lagu Gloomy Sunday kepada sebuah band. Setelah lagu tersebut selesai dimainkan lalu pemuda ini keluar ruangan dan langsung bunuh diri. Seminggu kemudian, ada seorang pegawai toko ditemukan gantung diri di kamarnya. Dan ditemukan juga lembar partitur musik Gloomy Sunday di kamarnya. Dua hari kemudian, seorang sekretaris muda juga melakukan bunuh diri dengan meracuni diri dengan gas. Dalam surat wasiatnya, ia meminta agar lagu Gloomy Sunday dimainkan pada acara pemakamannya. Beberapa minggu kemudian, seorang kakek berumur 82 tahun dari New York, melompat dari jendela lantai tujuh setelah memutar lagu Gloomy Sunday. Ada sebuah kisah lagi yang terjadi di sebuah restoran di Budapest. Seorang pemuda menembak dirinya ketika band musik di restoran itu baru saja memainkan lagu Gloomy Sunday.

Ketika tahu lagu tersebut sudah memakan banyak korban, ditambah lagi situasi yang semakin tak terkendali, pemerintah Hongaria kemudian melarang pemutaran lagu itu di tempat umum. Walau begitu, ketenaran lagu Gloomy Sunday sudah menyebar ke negara lain, dan tentunya juga menambah banyak korban. Di Inggris, lagu itu kemudian dilarang diputar BBC (British Broadcasting Channel) karena terjadi bunuh diri lagi. Beberapa tindakan bunuh diri juga dilaporkan kemudian di Amerika Serikat, namun pemerintah Amerika Serikat tidak melarang pemutaran lagu itu di negaranya.

BBC baru melepas larangan pemutaran lagu Gloomy Sunday pada tahun 2002. Banyak pihak berpendapat jika penyebab banyaknya kasus bunuh diri adalah karena saat lagu itu sedang hit, perang juga sedang berkecamuk. Jadi, alasan kuat penyebab orang-orang bunuh diri bukanlah lagu itu melainkan depresi dan frustasi karena kelaparan dan kemiskinan yang disebabkan oleh perang yang sedang berlangsung.

Las Ketchup - Asereje


Kabarnya lagu Asereje ini pernah diterpa isu sebagai lagu penyembahan terhadap setan karena lirik-liriknya yang mengarah kesana. Kita tidak mengerti liriknya karena kita berpikir liriknya berbahasa Spanyol jadi kita menganggap wajar jika kita tidak paham tapi tahukah kalian kalau orang Spanyol sendiri tidak memahami beberapa bagian dari lagu Asereje. Lagu ini kabarnya merupakan lagu yang meramalkan kedatangan sang iblis dan menjadi lagu penyambutannya.

Lagu Asereje dilihat dari liriknya menceritakan tentang seseorang pria bernama Diego yang tampan dan sangat mempesona. Ada seorang mantan penganut gereja setan yang mengatakan kalau Diego adalah codename untuk devil atau setan khususnya untuk daerah Amerika Selatan dan Spanyol. Dan ada juga setan bernama Lucifer yaitu setan yang pandai bernyanyi serta berdansa.

Dibagian lirik awal juga menyinggung tentang pesta di jumat malam (bukan malam jumat) dimana di belahan dunia bagian barat sana diyakini jika jumat malam merupakan malam yang  keramat bagi para setan, mungkin sama seperti kamis malam/malam jumat di Indonesia yang dianggap sebagai malam yang keramat. Jumat malam untuk penganut setan adalah malam dimana mereka mengadakan kebaktian dan pesta.

Di salah satu bagian lirik juga mengatakan jika Diego dapat datang dan pergi sesuka hati. Hal ini seperti menggambarkan sosok Lucifer yang dapat menghilang dan hadir kapan saja sesuka hatinya untuk menggoda para manusia.

Di bagian reff lagu ini konon bagi orang Spanyol akan terdengar seperti "Jadilah sesat, Jehovah itu tidak ada, (atau bisa berarti; sesat bila mempercayai Jehova) tinggalkan keberadaan/imanmu saat ini mereka akan datang dan mereka akan memandu kita". Jehovah sendiri adalah salah satu nama dari tujuh nama Tuhan dalam kepercayaan agama bangsa Yahudi.

Kathrine Marshal seorang manager dari Institut Paranormal South Hampton mengatakan jika dalam bahasa suku Assab di bagian barat laut Afrika, Asereje mirip dengan dialek mereka dalam sebuah upacara pemanggilan arwah orang yang mati karena kecelakaan. Dan irama upacara pemanggilan arwah itu juga mirip dengan lagu Asereje dalam versi perkusi dan tambur.

Dalam lagu juga menjelaskan kombinasi ras si Diego yaitu Afro-Gypsy Rastafarian. Afro atau Afrika terkenal dengan occult dan tari-tarian pemujaannya, maka tak aneh mantra santet atau kutuk paling terkenal dan paling hebat datang dari Afrika yaitu Voodoo. Gypsy berkaitan dengan peramal dan penyihir. Sementara Rasta adalah sebuah mode yang lekat dengan pemberontakan dan narkoba.

Ada juga kata ragatanga di dalam lagu Asereje yang mana kata tersebut tidak memiliki arti apa-apa dalam bahasa Spanyol. Tapi seluruh Eropa tahu bahwa ragatanga adalah sebuah upacara pemanggilan kekuatan setan dari sebuah grup bid'ah yang bernama The Rouge.

Dengan banyaknya dugaan bahwa lagu Asereje adalah lagu setanisme atau penyembahan terhadap setan dan mulai adanya aksi penolakan lagu ini oleh gereja membuat pihak Sony selaku label yang menaungi Las Ketchup mengeluarkan klarifikasi. Pihak Sony mengatakan kalau lagu ini bercerita tentang Diego, seorang Rasta Afro Gipsi. (Sebuah gabungan yang aneh seorang Negro yang Rasta dan juga seorang Gipsi). Dan Diego ini menyukai lagu tahun 1979 yang berjudul Rapper Delight yang dibawakan oleh Sugar Hill Gang. Dalam reff lagu tersebut ada lirik:

I said a hip hop the hippie the hippie
to the hip hip hop, a you don't stop
the rock it to the bang bang boogie
say up jumped the boogie
to the rhythm of the boogie, the beat.

Namun karena si Diego tidak bisa berbahasa Inggris, maka yang dinyanyikan menjadi seperti Ase re je dilidahnya itu. Dalam lagu tersebut juga tidak ada unsur penyembahan sama sekali. Jika ditemukan kata-kata yang aneh dan tidak ada artinya itu lebih didasarkan pada pilihan kata yang enak untuk dinyanyikan sesuai dengan rhythm lagu. Itulah penjelasan pihak Sony dan manajer Las Ketchup.

Baca juga: Misteri Lagu Asereje, Benarkah Lagu Pemujaan Terhadap Setan?

Ed Sheeran - Thinking Out Loud


Lagu Thinking Out Loud terdengar easy listening dengan suara Ed yang merdu. Namun, tahukah kalian kalau ada sebuah suara misterius yang ikut dalam lagu ini. Jika di video klipnya kalian bisa mendengarnya di menit 00:45 sementara di versi mp3 berada di menit 00:36. Ketika Ed menyanyikan bagian lirik "baby my heart" terdengar suara misterius yang mengikuti suara Ed yang mengucapkan heart. Suaranya tidak terlalu jelas apakah itu suara laki-laki atau perempuan. Bahkan jika kita tidak cermat suara tersebut bisa dengan mudah terabaikan.

Isu mengenai suara misterius di lagu Thinking Out Loud ini pertama kali muncul di Filipina karena lagu ini sempat tenar di sana, bahkan saking populernya ada yang bilang Thinking Out Loud menjadi lagu kebangsaan kedua disana. Suara tersebut memang benar ada dan menimbulkan pertanyaan, suara siapakah itu? Ada yang mengaitkannya dengan hal-hal supranatural bahwa suara tersebut adalah suara arwah gentayangan yang menempati studio tempat Ed rekaman. Namun, tak sedikit juga yang menyangkal dugaan tersebut.

Ada yang mengatakan kalau suara itu adalah suara Harry Styles karena sebelum isu ini beredar, banyak orang yang merasa mendengar suara Harry sebagai backing vocal di lagu ini. Ada juga yang meyakini kalau ada kesalahan dalam proses pengeditan lagu ini.

Dilansir dari Manila Bulletin, koran lokal Filipina, Seorang editor suara bernama Mica Marie Venturero tidak menemukan adanya kesalahan editing, tidak menemukan usaha untuk memproduksi reverb, tidak setuju kalau suara itu adalah suara gitar dan tidak setuju kalau ada backing vocal. Dia mengatakan, biasanya ketika penyanyi sedang rekaman, dia akan berada di ruangan tertutup, jadi tidak akan ada suara lain yang terlibat. Jadi Venturero pun menyimpulkan memang ada yang mengikuti suara Ed Sheeran.

Luiz Azcona, seorang produser musik mengatakan kalau suara Ed di bagian itu "mentah" sedikit bergetar, tapi dibiarakan saja supaya emosinya semakin "dapet". Kalau soal kesalahan editing, dia rasa hal itu tidak mungkin. Mereka pastinya sangat berpengalaman dan sudah profesional.

Michael Vincent menjelaskan secara panjang lebar namun intinya adalah tentang gelombang suara. Menurutnya kejanggalannya juga terjadi di bagian lain dari lagu ini. Sepertinya ada kesalahan ketika rekaman masih berlangsung. Tidak ada yang begitu signifikan dan supranatural atau mistis. Suara itu hanya gema, bukan berasal dari "hal luar". Sementara Aeron Kiel Mactal tidak terlalu yakin dengan isu soal gelombang suara. Menurutnya, sesuatu yang dikatakan misteri ini sebenarnya berasal dari masalah sensitivitas dan juga sedikit gema. Ronald Basmayor mengatakan bisa saja pihak Ed melakukan kesalahan. Misalnya karena kualitas mikrofonnya. Atau, ada kesalahan juga ketika mengutak-atik tombol agar instrumen dan vokalnya pas. Dial juga setuju dengan Aeron soal suara yang cracked atau sedikit bergetar karena terlalu rendah. Sehingga audio compressor harus dipakai untuk membuatnya lebih terdengar nyaring dan juga emosional.

Kulas yang merupakan seorang blogger sekaligus pekerja radio dari Filipina mengatakan tak perlu takut dengan suara misterius tersebut. Ia berpendapat kalau suara itu disengaja karena setiap lagu sebelum dipasarkan biasanya materi lagu itu akan kembali didengar dengan seksama di monitor suara yang canggih termasuk dengan menggunakan software Adobe Audition Sound-Editing. Jadi bisa kelihatan kalau ada kesalahan apapun, terlihat juga bagian-bagian mana yang harus diubah atau diperbaiki.

Yang paling unik, menurut beberapa psikolog, rumor soal suara aneh ini bisa muncul dari seseorang yang sering menonton film horor atau mereka yang suka main game online. Imajinasi dan keyakinan mereka cukup kuat. Sehingga mampu memengaruhi yang lain untuk percaya atau minimal ketakutan.

Baca juga: Suara Misterius di Lagu Thinking Out Loud dari Ed Sheeran

Frank Sinatra - My Way


Lagu ini memang membawa Frank Sinatra pada kejayaan. Tapi, tahukah kalian kalau lagu ini pernah disebut lagu terkutuk khususnya di Filipina, bahkan ada istilah My Way killings untuk kutukan tersebut.

Banyak kejadian kematian di tempat karaoke saat memutar lagu ini. Sejak tahun 2000, ada 6 kasus kematian di tempat karaoke saat lagu ini diputar di Filipina. Bahkan beberapa tempat karaoke di sana sampai menghapus lagu My Way dari daftar pilihan lagu.

Pada tahun 2007, seorang pria bernama Romy Baligula menyanyikan lagu ini di sebuah tempat karaoke. Karena merasa suara Romy tidak enak didengar, seorang penjaga keamanan disana bernama Robilito Ortega menyuruhnya berhenti bernyanyi. Namun, Romy enggan untuk berhenti sampai akhirnya secara tidak terduga Ortega menembak Romy dengan pistol kaliber 38 tepat di dadanya hingga akhirnya pria tersebut tewas di tempat.

Beberapa orang pun mulai mengeluarkan pendapatnya terkait Kutukan lagu My Way. Butch Albarracin yang merupakan guru di salah satu sekolah bernyanyi mengatakan jika lirik lagu My Way memang bisa memicu kesombongan pada si penyanyi. Sementara seorang pakar budaya pop Roland Tolentino beranggapan kalau kematian yang berkaitan dengan lagu My Way karena kultur sosial di Filipina memang keras, itulah kenapa kasus ini hanya terbatas terjadi di Filipina saja.

Baca juga: Misteri Kutukan Lagu My Way dari Frank Sinatra

Rihanna ft. Jay-Z - Umbrella


Dibalik semua kesuksesannya, lagu Umbrella kabarnya punya sisi gelap yang tidak banyak orang tahu. Banyak hal baik itu di lirik atau video klipnya yang merujuk pada setanisme.

Saat lagu Umbrella mencapai puncak teratas di Inggris dan Irlandia, saat itu juga di negara tersebut diterpa hujan deras. Padahal, sebelum lagu ini dirilis temperatur cuaca di sana cukup tinggi bahkan mencapai dua puluh derajat celsius. Anehnya, saat lagu ini turun dari peringkat satu cuaca pun mulai membaik. Hal serupa terjadi di Selandia Baru, kota Taranaki, Tauranga, dan Auckland diterpa badai tornado dan banjir saat lagu ini menempati urutan pertama. Lagi-lagi, cuaca membaik saat lagu ini merosot di tangga lagu.

Dalam lagu Umbrella ada kata rocafella yang banyak orang menduga merujuk pada Keluarga Rockefeller. Untuk orang-orang yang suka dengan teori-teori konspirasi tentu tak asing dengan Keluarga Rockefeller. Mereka disinyalir sebagai anggota Illuminati – sebuah organisasi penganut setanisme –, bahkan David Rockefeller kabarnya mempunyai kemampuan-kemampuan unik, seperti dapat mengetahui asal-usul atau jejak sebuah benda dari mulai diciptakan atau diproduksi hingga siapakah tangan terakhir yang memiliki benda tersebut. Ia pun dapat menguraikannya ketika benda tersebut sudah hancur atau terpisah-pisah. Ia kabarnya bahkan punya proyek besar memasang chip pada tubuh manusia agar mereka mudah diketahui dan dikendalikan di manapun mereka berada. Namun, kata rocafella bisa saja mengarah pada Roc-A-Fella Records, sebuah label rekaman yang didirikan oleh Jay-Z, Damon Dash, dan Kareem Burke.

Kata Sun di lagu ini juga kerap dikaitkan dengan Dewa Ra alias Dewa Matahari dalam kepercayaan Mesir Kuno. Lambang mata Dewa Ra sering digunakan para penganut setanisme untuk menunjukan eksistensi mereka.

Jika kita melihat lirik lagu Umbrella dari pandangan positif maka kita akan melihat kalau lirik lagu ini bercerita tentang semacam persahabatan yang akan saling menjaga layaknya payung yang menjaga kita dari air hujan. Namun, jika kita mencoba untuk memposisikan lagu ini sebagai lagu setanisme maka kita akan melihat lirik lagu ini sebagai cerita seseorang yang menjual dirinya pada setan, meskipun dengan banyak metafora. "Payung" yang bisa diartikan sebagai perlindungan di sini bisa saja dari setan. Maka tak sedikit orang beranggapan kalau Rihanna telah menjual dirinya pada setan untuk meraih popularitas dan kekayaan. Judul albumnya yakni Good Girl Gone Bad yang berarti gadis baik menjadi nakal menjelaskan bagaimana Rihanna yang awalnya gadis baik-baik menjadi gadis liar setelah menjual jiwanya pada setan.

Di video klip Umbrella ada adegan Rihanna telanjang hanya ditutupi lapisan perak menari-nari di sebuah segitiga. Buat kalian yang belum tahu, segitiga erat kaitannya dengan setanisme. Ada satu gerakan Rihanna yang sekilas mirip dengan lambang kepala kambing yang juga menjadi ciri khas penganut setanisme.

Video klip Umbrella menampilkan 6 penari wanita di awal, 6 kali Rihanna menangkis air, dan 6 penari pria di akhir, maka jadilah 666 (dibaca six six six). 666 sendiri bagi anggota Illuminati adalah simbol setan dan simbol Anti-Christ (Anti-Kristus).

Lagu Umbrella kabarnya merupakan upaya mind control atau disebut cuci otak (brainwashing) oleh kelompok rahasia. mind control hampir mirip dengan hipnotis tapi bukan hipnotis, upaya ini membuat orang-orang bisa dikendalikan pikirannya, dirubah keyakinannya, dan tidak bisa berpikir kritis.

Baca juga: Misteri Lagu Umbrella dari Rihanna dan Jay-Z

The Eagles - Hotel California


Bisa dibilang kalau lagu ini tentang perjalanan karir The Eagles namun rasanya liriknya terkesan aneh untuk menggambarkan sebuah perjalanan karir. Maka muncul lah pendapat kalau lagu ini tentang pembangunan Church of Satan alias Gereja Setan. Hotel yang dimaksud di dalam lagu ini kabarnya adalah tempat berkumpulnya para pemuja setan bahkan lirik lagu ini juga disinyalir memiliki makna kekuatan dan sumpah para pemuja setan tersebut. Bagian lirik "They stab it with their steely knives, but they just can't kill the beast" katanya juga bermakna kekuatan setan sementara bagian lirik "You can check-out any time you like, but you can never leave!" menggambarkan para anggota pemuja setan yang terikat dengan sumpahnya. Dalam lagu Hotel California ada lirik "We haven't had that spirit here since nineteen sixty nine", uniknya pada tahun 1969 sebuah hotel di California Street, San Francisco dialih fungsikan menjadi Church of Satan oleh Anton LaVey. Anton LaVey yang memiliki nama panjang Anton Szandor LaVey lahir pada tanggal 11 April 1930 adalah seorang pendiri Church of Satan. Ia juga menulis beberapa buka diantaranya adalah The Satanic Bible, The Satanic Rituals, The Satanic Witch, The Devil's Notebook, dan Satan Speaks!.

Namun, untuk bagian lirik "They stab it with their steely knives, but they just can't kill the beast" kabarnya itu hanya tribute untuk band Steely Dan. Sementara Steely Dan sendiri pernah melakukan hal yang sama untuk The Eagles dalam lagu Everything You Did lewat lirik "Turn up the Eagles, the neighbors are listening."

Baca juga: Misteri Lagu Hotel California dari The Eagles

Led Zeppelin - Stairway to Heaven


Lagu ini memiliki lirik yang terkesan aneh dan susah untuk memahami maknanya, namun kabarnya lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang sedang mengumpulkan uang di tengah kesusahan untuk dapat pergi ke "surga".

Dibalik kesuksesan lagu ini, beredar kabar kalau lagu ini punya unsur pemujaan terhadap setan. Memang tidak tampak bagian lirik manapun dari lagu ini yang berkaitan dengan pemujaan terhadap setan namun jika lagu ini diputar secara backward atau piringan hitamnya di putar secara terbalik maka pesan pemujaan terhadap setannya akan terdengar. Pada saat ini cara tersebut biasa disebut dengan reverse.

Ini adalah lirik yang diputar biasa:

If there's a bustle in your hedgerow, don't be alarmed now,
It's just a spring clean for the May queen.
Yes, there are two paths you can go by, but in the long run
There's still time to change the road you're on.

Terjemahan dalam bahasa Indonesia:

Jika ada kesibukan di pagar pepohonanmu
Jangan kaget,
Itu hanya saat bebersih untuk ratu bulan Mei
Ya, ada dua jalan yang bisa kau lalui namun dalam
jangka panjang
Ada waktu untuk mengubah jalan yang kau lewati

Ini adalah lirik yang terdengar jika diputar secara reverse:

oh here’s to my sweet Satan
the one whose little paths would make me sad
whose power is Satan
he’ll give you give you 666
there was a little toolshed where he made us suffer, sad Satan

Terjemahan dalam bahasa Indonesia:

Oh inilah untuk saya Setan manis
Yang sedikit jalan yang akan membuat saya sedih
yang kekuatannya adalah setan
Dia akan memberi mereka dengan dia 666
ada sedikit gudang peralatan di mana ia membuat kita menderita, sedih Setan

Terdengar mengerikan ya. Angka 666 sendiri sering dikaitkan dengan simbol para pengikut aliran sesat. Konon juga katanya saat Robert Plant (personel Led Zeppelin dan penulis lagu Stairway to Heaven) menulis lirik lagu ini ia dalam keadaan bad mood untuk menulis lirik, namun entah dari mana datangnya ia tiba-tiba menulis lirik lagu ini. Apakah ia sedang dirasuki setan saat menulis lirik ini?

Uniknya di lagu Stairway to Heaven ini ada lirik "Cause you know sometimes words have two meanings" (Karena kau tahu terkadang kata-kata memiliki dua makna) yang bisa saja merujuk pada bagian lirik yang memiliki dua makna jika diputar secara biasa dan di reverse tersebut. Namun, mustahil jika hal itu disengaja karena teknologi saat lagu ini dirilis belum cukup memadai untuk membuat hal semacam itu. Jika ini kebetulan maka ini kebetulan yang luar biasa, ataukah benar ada ikut campur setan saat penulisan lagu ini?

Hubungan Jimmy Page (gitaris Led Zeppelin) dan Aleister Crowley juga semakin menguatkan adanya campur tangan setan dalam pembuatan lagu Stairway to Heaven. Aleister adalah pendiri agama Thelema dan mengklaim dirinya sendiri sebagai nabi yang bisa membimbing manusia ke Æon of Horus pada awal abad ke-20. Ia juga seorang penulis, dalam berbagai bukunya, Aleister mengajarkan kepada pengikutnya untuk mempelajari cara-cara setan, seperti membaca dan berbicara terbalik (backward). Banyak orang menganggapnya sebagai seorang pengikut setan.

Led Zeppelin juga terkenal dengan logo-logo anehnya. Setiap personel memiliki sebuah logo yang terkesan misterius. Dalam sebuah wawancara, Jimmy mengatakan bahwa logo itu diambil dari Book of Signs karangan Rudolf Koch yang merupakan koleksi simbol-simbol kuno dan magis dari seluruh dunia. Namun logo yang mewakili dirinya sendiri yang bertuliskan Zoso itu tak pernah diungkap apa makna dibaliknya.

Pihak Led Zeppelin sudah berulang kali membantah. Namun, apa daya isu ini terus berkembang dan terus menyebar ke seluruh dunia. Dalam majalah Musicians edisi tahun 1983, Robert sempat berkomentar terkait isu tersebut; "To me it’s very sad, because ‘Stairway to Heaven’ was written with every best intention, and as far as reversing tapes and putting messages on the end, that’s not my idea of making music."

Baca juga: Misteri Lagu Stairway to Heaven dari Led Zeppelin

Queen - Bohemian Rhapsody


Jika melihat liriknya mungkin kalian merasa penasaran kenapa ada kalimat Bismillah (dengan nama Allah) dilagu tersebut, apakah lagu tersebut ada kaitannya dengan agama Islam? Anehnya, setelah kalimat yang suci bagi umat islam itu, di lagu Bohemian Rhapsody kemudian ada kata Beelzebub. Lantas apa itu Beelzebub? Beelzebub adalah nama dewa orang Filistin (lebih tepatnya sejenis Ba’al, dari kata Ba‘al Zebûb, yang artinya "Dewa Lalat") dan dalam Perjanjian Baru sebagai sinonim untuk setan. Dikatakan bahwa Beelzebub adalah iblis yang menyebabkan kehancuran, membuat setan-setan disembah manusia, membuat nafsu berat manusia untuk membunuh, dan hasrat ingin selalu berperang. Beelzebub termasuk tiga Fallen Angels terkenal yaitu Beelzebub, Lucifer, dan Leviathan. Beelzebub juga mewakili 7 dosa besar yaitu Gluttony atau kerakusan. Apa tujuan Freddie memasukkan kata Bismillah dan Beelzebub? Lalu, apa makna lagu Bohemian Rhapsody itu sendiri?

Makna lagu yang awalnya berjudul The Cowboy Song ini sampai sekarang masih menjadi misteri. Ada yang bilang kalau lagu ini tentang seseorang yang akan menghadapi eksekusi mati karena dirinya melakukan pembunuhan, dan lagu ini menjadi semacam ungkapan hatinya seperti meminta maaf kepada ibunya, tidak ingin dikasihani sampai ingin Tuhan saja yang mengadilinya atas kesalahannya bukan masyarakat, kalimat Bismillah dan Beelzebub juga menandakan betapa besar keinginannya untuk terhindar dari hukuman mati hingga ia meminta kepada Tuhan dan iblis. Makna ini kabarnya diilhami oleh novel Albert Camus berjudul The Stranger yang diterbitkan pada tahun 1942. Memang lirik lagu Bohemian Rhapsody cukup dekat menggambarkan makna tersebut. Apakah benar itu makna lagu Bohemian Rhapsody?

Sebenarnya selain kalimat Bismillah dan Beelzebub, ada beberapa kata-kata aneh yang ada di lagu ini, seperti Scaramouche, Galileo, Figaro, Magnifico, dan Fandango. Jika dicari tahu apa makna kata-kata tersebut ternyata tidak ada korelasinya sama sekali satu sama lain yang membuat makna lagu ini semakin sulit diketahui. Lagu-Lagu dengan lirik aneh serta misterius seperti ini memang memunculkan banyak interpretasi dari orang-orang yang mendengarnya. Jadi, setiap orang bisa memaknai lagu ini seperti yang mereka inginkan, maka muncul lah pendapat-pendapat lain terhadap makna lagu ini.

Ada pendapat yang mengatakan kalau lagu yang direkam di 6 studio musik yang berbeda ini tentang Galileo Galilei. Galileo adalah ilmuwan yang menyatakan bahwa peredaran bumi ini adalah bulat, mengelilingi matahari, dimana matahari sendiri sebagai sistem tata surya. Pemikiran bumi adalah bulat dan matahari sebagai pusat tata surya bertentangan dengan keyakinan kalangan agamawan pada masa itu. Kalangan agama meyakini bahwa bumi lah pusat alam semesta, matahari yang mengelilingi bumi. Akibat permikirannya itu, Galileo dianggap sebagai pembuat bid’ah dan dapat mengancam keimanan manusia. Gereja pun menghukumnya dengan pengucilan sampai mati.

Lagu Bohemian Rhapsody juga dipercaya sebagai ungkapan perasaan Freddie tentang orientasi seksualnya. Seperti yang kita tahu, penyanyi yang meninggal pada 24 November 1991 ini adalah seorang gay alias penyuka sesama jenis. Pada saat lagu ini dirilis pada era 1970-an, saat itu orang-orang penyuka sesama jenis terancam hukuman mati, jadi masuk akal jika Freddie banyak memasukkan kalimat-kalimat kematian di lagu Bohemian Rhapsody ini.

Namun ada juga pendapat kalau lagu Bohemian Rhapsody tidak memiliki makna yang jelas. Lirik yang dipilih hanya untuk menyesuaikan dengan musiknya saja.

Untuk judulnya Bohemian Rhapsody juga menyimpan misteri tersendiri. Kenapa diberi judul Bohemian Rhapsody? Kabarnya kata Bohemian diambil dari Bohemian Club, sebuah kelompok paganisme yang diduga sebagai sekte penyembah setan, mirip dengan Illuminati. Kelompok yang satu ini memiliki salah satu ritual melaksanakan ritus pagan yang sangat megah di Bohemian Grove dengan cara melakukan Cremation of Care Ceremony, yakni mengorbankan seorang anak dengan cara di bakar hidup-hidup. Acara ini pun secara rutin dilakukan tiap tahunnya.

Upacara lainnya yang dilaksanakan para penganut paganisme ini adalah ritus menyembah sebuah patung burung hantu raksasa setinggi 40 kaki dan mengorbankan manusia di altarnya. Perwujudan burung hantu pun bisa kita lihat di uang 1 dollar Amerika, tersembunyi dalam sudut mata uang yang tampil dengan lambang mata satu itu.

Bohemian Club sendiri dibentuk pada tahun 1872 oleh 5 orang jurnalis Amerika. club ini terletak 75 mil di luar San Fransisco. Perkumpulan ini mempunyai sebuah tempat untuk berkumpul yang diberi nama Bohemian Grove. Luasnya pun tidak main-main yakni mencapai 2700 hektar.
Bohemian Club saat ini sudah berkembang menjadi organisasi bagi orang terkenal dan kaya yang melangsungkan ritualnya selama 2 minggu tiap tahunnya. Karena inilah muncul teori seram yang mengaitkan bahwa frasa-frasa dalam lagu Bohemian Rhapsody ini sesungguhnya adalah mantra ritual sekte penyembah setan. Akibat gerakan Bohemian Club yang rahasia, kelompok ini pun luput dari perhatian wartawan dan media massa. Anggota perkumpulan ini ada seorang CEO berpengaruh di dunia, orang-orang pemerintah, dan penguasa media. Mereka berkumpul untuk mendengarkan pidato, propaganda, jaringan, dan saling membagi agenda. Freddie Mercury sendiri diketahui adalah seorang penganut zoroastrianisme atau majusi, sebuah agama yang berasal dari daerah Persia Kuno. Para penganutnya dikenal sebagai penyembah api.

Namun, Bohemian bisa berarti orang yang tidak nyaman dengan lingkungan sosialnya, sementara Rhapsody bermakna puisi atau ekspresi seseorang. Jadi, bisa saja jika Bohemian Rhapsody adalah ungkapan isi hati Freddie. Seperti yang diketahui, Freddie memiliki reaksi yang sulit ditebak serta merasa kurang nyaman dengan keramaian.

Baca juga: Misteri Lagu Bohemian Rhapsody dari Queen

Lady Gaga - Alejandro


Berbeda dengan lagu Asereje dari Las Ketchup dan Umbrella dari Rihanna yang merujuk pada setanisme lewat liriknya, lagu Alejandro terletak pada video klipnya. Lirik lagu Alejandro terkesan biasa saja, jika kita memaknainya secara sekilas hanya seperti menceritakan sebuah perpisahan sepasang kekasih yang tak bisa bersatu karena sebuah alasan. Mungkin bisa saja liriknya bermakna sesuatu yang lain tetapi kita yang tidak sampai untuk memahaminya, atau bisa saja video klipnya yang lebih mencolok membuat kita sedikit mengabaikan makna dibalik liriknya.

Video klip Alejandro menggunakan banyak simbol religius (kebanyakan dalam agama Kristen). Mungkin tidak apa-apa jika ditampilkan secara wajar namun di video klip Alejandro ada unsur pelecahan pada simbol-simbol tersebut. Selain itu ada banyak unsur setanisme di video klip yang sudah ditonton lebih dari 360 juta kali di YouTube ini seperti mata satu atau The All Seeing Eye yang dianggap sebagai mata setan.

Video diawali dengan beberapa lelaki yang membuat berbagai formasi, diantara mereka ada yang membawa sesuatu berbentuk segitiga dan heksagram. Kedua lambang tersebut identik dengan konspirasi Illuminati dan Freemason yang banyak orang mempercayai kalau kedua organisasi tersebut adalah penganut setanisme. Kepala para lelaki itu juga ditutup dengan sarung yang menandakan mereka sebagai tahanan atau budak.

Selanjutnya ada adegan pemakaman dimana terlihat beberapa orang membawa peti mati dan di depan terlihat ada seorang wanita yang tidak lain dan tidak bukan adalah Lady Gaga. Di adegan ini Gaga membawa sebuah hati di tangannya yang jika dilihat mirip dengan lambang Sacred Heart of Jesus. Itu karena hati tersebut dililit oleh dawai dan terdapat paku yang mana sangat mirip dengan lambang Sacred Heart of Jesus. Adegan ini mungkin bisa diartikan sebagai "Kematian Tuhan".

Ada juga adegan Gaga yang berbaring mengenakan baju seperti yang dipakai para biarawati sambil memegang semacam tasbih. Saat adegan itu ia menyanyikan bagian lirik "Stop, please, just let me go, Alejandro", tepat pada kata Alejandro, Gaga mengangkat tangannya ke atas yang membuat kita bisa mengasumsikan kalau Alejandro sebenarnya merujuk pada Tuhan.

Yang paling kontroversial di lagu ini adalah adanya lambang salib terbalik. Salib seperti itu biasa disebut Salib Santo Petrus. Asal usul simbol ini datang dari tradisi Katolik yang menyatakan bahwa Santo Petrus disalibkan dengan kepala di bawah, semenjak dirinya merasa ia tidak pantas untuk disalibkan dengan cara yang sama dengan Kristus (dengan kepala di atas). Salib ini seringkali digambarkan bersama dua kunci yang menandakan kunci-kunci surga. Namun, lambang ini juga sering dikaitkan dengan setanisme dan sikap-sikap anti agama karena bentuknya yang terbalik menandakan perlawanan terhadap Kristiani.

Di video klip Alejandro ada adegan dimana Gaga diangkat oleh beberapa lelaki dan saat itu Gaga mengenakan pakaian yang terdapat lambang Salib Santo Petrus. Yang lebih parah simbol ini ada yang tepat di atas kemaluannya, apapun makna dibalik adegan ini yang pasti sangat tidak pantas sebuah lambang yang diagungkan ditempatkan di bagian tersebut.

Dibagian akhir video ada adegan yang menyiratkan Gaga seperti dikontrol oleh seseorang atau sesuatu. Apakah adegan ini bermakna Gaga sudah dikendalikan oleh setan untuk menyebarkan setanisme lewat lagu dan video klipnya.

Baca juga: Misteri Lagu Alejandro dari Lady Gaga

Michael Jackson - Beat It


Lagu Beat It dari Michael Jackson ini masuk pada albumnya yang berjudul Thriller. Konon katanya lagu ini jika di diputar secara reverse memiliki pesan tersembunyi. Pesan tersebut kabarnya adalah kata-kata penyembahan terhadap setan.

Lirik jika diputar secara biasa:

You better run
You better do what you can
Don’t wanna see some blood
Don’t be a macho man

Lirik yang terdengar ketika diputar secara reverse:

S-a-t-a-n
S-a-y (indecipherable gibberish)
People all worship.

Baca juga: Misteri Kematian Michael Jackson

Ozzy Osbourne - Suicide Solution


Ozzy Osbourne terkenal sebagai vokalis band Black Sabbath namun ia dipecat karena sering melakukan hal-hal kontroversi. Tapi bukannya meredup, karier Ozzy masih tetap stabil. Lagu Suicide Solution ini merupakan salah satu lagu di albumnya yang bertajuk Blizzard of Ozz.

Lagu ini merupakan salah satu kontroversi dari Ozzy lantaran seorang remaja bernama John Daniel McCollum melakukan tindakan bunuh diri saat mendengarkan lagu ini pada 26 Oktober 1984. Orang tua John lalu menuntut Ozzy karena manganggap lagunya lah yang menyebabkan putranya bunuh diri, namun pengadilan menyatakan Ozzy tidak bersalah lantaran lagu tersebut tidak ada kaitannya dengan kematian John.

Di persidangan, Ozzy berargumen bahwa makna "solution" yang dimaksud dalam judul tersebut serupa pada prosa "chemical solution", yang berarti 'larutan kimiawi'. Judul "Suicide Solution" itu, menurut Ozzy, berarti 'larutan bunuh diri', sebuah majas untuk menyebut minuman keras. Sehingga lagu tersebut, menurut Ozzy, memaknai tentang miras dan alkoholisme, bukan 'solusi bunuh diri'.

Di samping kasus tersebut, lirik lagu Suicide Solution tersebut memang terkesan mengerikan karena agak menyinggung tentang bunuh diri, meskipun memang mungkin maknanya lain.

Deep Purple - Stormbringer


Lagu yang diciptakan oleh Ritchie Blackmore dan David Coverdale ini diduga diawali dengan kata-kata seperti pembukaan yang diucapkan oleh Linda Blair dalam film The Exorcist. Saat dimainkan dengan cara reverse, suara tidak jelas seperti kerasukan akan terdengar.

Iron Maiden - The Number of The Beast


The Number of The Beast menuai kontroversi karena isinya yang terkesan setanisme. Angka yang dimaksud di lagu ini adalah angka 666 yang penuh misteri. Beberapa konser Iron Maiden juga sempat di boikot oleh kalangan agamawan di Amerika Serikat. Saat perekaman lagu ini kabarnya juga beberapa hal ganjil terjadi seperti peralatan yang hidup dan mati sendiri secara tiba-tiba.

Sebelum lagu dimulai, diawali dulu dengan pembacaan salah satu ayat dari Alkitab yang berbunyi:

"Woe to you Oh Earth and Sea, for the Devil sends the beast with wrath, because he knows the time is short..Let him who hath understanding reckon the number of the beast for it's a human number. Its number is Six hundred and sixty six" ~ (Revelations ch.XIII v.18)

Hozier - Take Me to Church


Lagu ini sebenarnya tidak berkaitan dengan hal-hal misterius, hanya saja tergolong salah satu lagu paling kontroversial karena mengangkat tema tentang LGBT. Sebanarnya yang jadi masalah bukan tema LGBT-nya tapi kata-kata yang seakan menganggap kekasih kita sebagai tuhan, meskipun mungkin itu cuma metafora. Namun, dengan tema LGBT dan lirik yang agak menyudutkan agama membuat lagu ini jadi sangat kontroversial.

Beethoven - Fur Elise


Fur Elise adalah bahasa Jerman yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka artinya 'Untuk Elise', lalu siapa Elise sebenarnya? Banyak teori mengenai jati diri Elise, bahkan ada salah satu kisah mistis tentang Elise dalam lagu ini. Berikut kisahnya;

Namaku Elisa. Umurku baru 13 tahun. Aku cinta banget sama piano. Aku tinggal di London. Selain piano, aku gak bisa melepaskan boneka Teddy Bear hadiah dari kakak kelasku, James. James adalah seorang murid SMA, dia pacar kakakku, Elena.

Aku menderita penyakit kelainan jantung, tapi gak ada yang tahu soal ini selain keluargaku. Aku sebetulnya mencintai orang yang sama dengan kakakku, yaitu James. Tapi ga ada satupun yang tahu selain pianoku, tempat curahan hatiku. Aku sadar, umurku gak lama lagi, umurku sudah gak panjang. Apalagi ga ada yang ngerawat aku di rumah. Aku hanya tinggal dengan kakakku yang cuek. Aku memang orang kaya. Tinggal di rumah yang seperti kastil mewah, tapi itu ga bisa menghadirkan kebahagiaan. Rumah yang kotor. Pembantu tidak ada yang tahan satupun. Entah mengapa, mereka bilang ada hal aneh dan ada perempuan misterius yang selalu menghantui mereka, yang selalu mengikuti aku kemana aku pergi. Terkecuali saat malam, jka semua tertidur lelap. Ia pergi dari belakangku dan menghantui seisi rumahku.

Hingga suatu saat, entah mengapa aku bermimpi, jemariku menari sendiri di atas piano, memainkan lagu Fur Elise dengan lancar dan tanpa salah sedikitpun, padahal aku tidak bisa memainkannya. Aku bangun dari tidurku. Jam berdentang 12 kali menandakan pukul 12 malam. Kakakku masuk ke kamarku, ia mencurigai boneka Teddy Bear kesayanganku. Ia merusaknya dan akupun menangis, aku tak bisa menahannya. Sehingga aku dibawa ke pianoku, aku disuruh duduk dan memainkan Fur Elise.

Hal yang sama terjadi, jemariku bergerak dan menari sendiri di atas pianoku. Aku pun kaget. Tiba-tiba kakakku memegang pisau, ia ingin memotong jemariku karena kecemburuannya dan saking curiganya terhadap aku. Dia bilang aku pembawa sial dan susah. Kupejamkan mataku dengan jemari yang masih saja memainkan piano, tapi entah mengapa tiba tiba kakakku terkapar jatuh di lantai dan meninggal. Kini aku melihat sosok perempuan pengganggu itu, tak dapat kupercaya ia adalah arwah perempuan yang tinggal dalam pianoku. Jemariku kemudian berhenti.

Perempuan itu membawakan Teddy Bear-ku yg sudah rusak, ia bilang itu adalah Teddy Bear kematian. Selama boneka itu ada di rumah seseorang, perempuan setan itu juga ada di rumah pemilik Teddy Bear tersebut. Itulah mengapa James memberikannya padaku. Kebetulan juga ia adalah arwah pianis, jadi setelah ia melihat pianoku, ia tinggal didalam pianoku untuk menggerakan jemari setiap orang. Ia dendam kepada setiap orang yang tidak bisa memainkan Fur Elise.

Dalam sekejap hilanglah nyawa Elisa. Kini, rumah berpenghuni arwah pianis misterius itu tidak pernah dimasuki manusia lagi semenjak kematian Elisa. Sekarang Elisa juga menjadi arwah penasaran yang tinggal di dalam piano, menggantikan arwah pianis yang telah pergi ke piano-piano lainnya, untuk mencari orang yang tidak bisa memainkan Fur Elise.

Sepertinya cerita tersebut hanya hoaks alias karangan saja. Jadi, jangan terlalu serius menanggapinya, saya juga enggak rela karya seindah Fur Elise dikaitkan dengan cerita absurd kaya gitu. Lalu, jika kisah itu hanya karangan lantas siapa Elise sebenarnya?

Banyak orang meyakini kalau judul Fur Elise sebenarnya adalah Fur Therese, kesalah pahaman ini terjadi akibat buruknya tulisan Beethoven. Therese yang dimaksud adalah Therese Malfatti, wanita yang ingin dinikahi Beethoven pada tahun 1810. Sayangnya, hal itu tak sempat terlaksana lantaran Therese lebih dulu menikah dengan pria lain sebelum Beethoven sempat menyatakan cintanya. Ia adalah puteri dari saudagar di Wina, Jacob Malfatti von Rohrenbach. Sampai akhir hayatnya, Beethoven tidak pernah menikah dengan wanita lain. Ketika karya tersebut dipublikasikan tahun 1865, penemunya, Ludwig Nohl, salah menyalin judulnya sehingga menjadi Fur Elise dan autograph-nya hilang.

Melodi pembuka Fur Elise yang terkenal menjadi petunjuk inisial wanita yang dicintai Beethoven. Melodinya dimulai dengan nada E - D# - E, atau enharmonisnya E - E♭ - E, dibaca E - Es - E, huruf yang menjadi nada lagu dari nama ThErESE atau bahkan EliSE.

Jika merujuk pada teori ini maka bisa dibilang Fur Elise adalah musik patah hati. Jika disebut musik patah hati maka wajar saja, alunannya memang terkesan mendayu-dayu di beberapa bagian. Bahkan, jika didengarkan oleh kalian yang sedang dalam kondisi galau maka dijamin kadar kegalauan kalian akan bertambah.

Pada tahun 2009 seorang peneliti Beethoven bernama Klaus Martin Kopitz membuat klaim bahwa "Elise" mungkin adalah julukan bagi penyanyi opera yang bernama Elisabeth Rockel, seorang komposer yang bertemu dengan Beethoven beberapa tahun sebelum komposisi ini diciptakan. Dikisahkan bahwa Rockel sangat menikmati persahabatannya dengan Beethoven namun kemudian dia menikah dengan teman sekaligus saingan Beethoven yakni Johann Hummel Nepomuk. Klaus menemukan sejumlah catatan di St Stephen's Cathedral di Wina, menyatakan bahwa Rockel memang mungkin telah dikenal sebagai "Elise" setidaknya di kalangan masyarakat Wina. Menurut Klaus, catatan yang tertera di gereja pada saat pembaptisan anak pertama Rockel pada tahun 1814, sang anak diberi nama Maria Eva Elise.

Pada tahun 2014, seorang musikologi asal Kanada bernama Rita Steblin mengemukakan pendapat jika Elise yang dimaksud dalam judul Fur Elise adalah Elise Barensfeld. Rita beranggapan Fur Elise di dedikasikan Beethoven untuk Barensfeld, wanita yang ia kenal semasa remajanya.

Dalam teori lain dijelaskan bahwa nama Elise sendiri digunakan sebagai sebuah istilah umum untuk pengganti kata sayang, jadi bisa dibilang bahwa nama Elise digunakan sebagai panggilan sayang oleh sebagian orang termasuk digunakan pula oleh Beethoven. Namun ternyata hal ini tidak di dukung klaim yang membebenarkan teori ini, sejarah dedikasi seorang Beethoven dikatakan tidak membuktikan bahwa dia seorang yang romantis yang menggunakan istilah-istilah seperti ini.

Baca juga: Misteri Fur Elise dari Beethoven

Requiem for Tower


Musik ini awalnya berjudul Lux Aeterna yang diciptakan oleh Clint Mansell yang menjadi soundtrack film Requiem for a Dream. Lalu Clint melakukan aransemen ulang yang kemudian diberi judul Requiem for Tower yang menjadi soundtrack film The Lord of the Rings: The Two Towers.

Musik ini sempat dijuluki musik pembawa kematian karena musik ini pernah berkaitan dengan salah satu tragedi paling tragis di Norwegia. Anders Behring Breivik membunuh 77 orang di Oslo dan Utoya. Ia melakukan tindakan keji tersebut sembari mendengarkan musik Requiem for Tower. Salah seorang korban selamat dari penembakan di pulau Utoya, bersaksi bahwa Anders terlihat mengenakan headset saat menembak membabi buta dengan ekspresi wajah yang datar. Karena kejadian inilah Requiem for Tower mendapat julukan sebagai musik pembawa kematian.

Itulah tadi lagu-lagu yang memiliki kesan misterius dan agak mengerikan baik dari latar belakang terciptanya, musiknya, liriknya, maknanya maupun video klipnya. Tentu saja, semua kabar tersebut ada yang hanya hoaks ada juga yang masih menjadi misteri sampai sekarang, maka tanggapilah dengan bijak.

Tags: Lagu, Musik, Misterius, Setan, Menyeramkan, Mengerikan, Pemanggil Hantu

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Lagu-Lagu yang Disertai Hal-Hal Misterius dan Mengerikan "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel